Pertandingan dan team terbaik

Meat with Onions and Tomatos


$25.95



Shrimps with Tomatos and Avocados


$17.95



Vanila Ice-Cream and Pancakes


$13.95





Liga Italy

Bermain Sepakbola Sudah Tak Nikmat Lagi Bagi Ricardo Kaka

Ricardo Kaka telah mengumumkan kepada publik tentang berhentinya dari merumput dilapangan hijau.

Pemain yang tengah berusia 35 tahun ini telah mengguncangkan publik pecinta bola dengan kabar pensiunnya.

Dirinya telah memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak dengan klub Orlando City.

Kemudian ia menambahkan tidak ingin melanjutkan masa baktinya diklub yang lain.

 

Ricardo Kaka Gantung SepatuKeputusan Ricardo Kaka ini telah bulat, ia mengaku bahwa sudah tidak bisa lagi merasakan kenikmatan.

Rasa nikmat sudah tak muncul ketika bermain ditengah lapangan.

Bagi seorang pemain yang pernah mendapat gelar pemain terbaik, sepakbola bukanlah sekedar pemainan belaka.

Persaaan senang dan nyaman ketika bertarung memperebutkan kemenangan menjadi sebuah hal yang pokok.

 

Selain itu, Ricardo Kaka juga mengaku jika kondisi fisiknya juga sudah mengalami banyak penurunan peforma.

Dirinya sering merasakan pegal pegal selepas bertanding, jadi tubuhnya sudah tidak bisa diajak kompromi lagi.

Bahkan badai cedera juga sering ia alami diusianya yang sudah menembus angka 30 ini.

Dilansir dari situs Transfermarkt.com, semenjak bergabung bersama Orlando City pada musim 2014/2015, sudah ada enam cedera yang dialami Kaka.

 

Ketidakharmonisan yang terjadi dalam fisiknya ini akhirnya membuat Ricardo Kaka memutuskan diri untuk mundur dari dunia pemain bola.

Selepas pensiun, Kaka ingin istirahat sejenak membayar waktu yang terbuang bersama keluarga dan kekasihnya.

Ricardo mengaku tidak akan meninggalkan dunia bola meski sudah pensiun.

Ia masih ingin melanjutkan mimpinya menjadi seorang pelatih sepakbola.

 

Ricardo Kaka Pensiun

Ricardo Kaka mengungkapkan bahwa dirinya memiliki ketertarikan untuk mengikuti jejak karier Zinedine Zidane yang selepas pensiun menjadi seorang pelatih.

Bagi kaka, zidane merupakan contoh yang cukup sempurna didunia sepakbola.

Berawal dari seorang pemain yang handal, kemudian pensiun ditahun 2006 dan kembali lagi ke lapangan hijau sebagai pelatih di tahun 2014.

 

Kembalinya Zidane ternyata diawali dari rasa ketertarikannya melatih pemain.

Zidane juga punya kemampuan untuk mengembangkan pemain pemain muda untuk jadi pemain handal.

Ricardo Kaka sendiri juga mengaku bahwa dirinya mempunyai ketertarikan untuk melatih.

hal ini merupakan modal yang bagus untuk terjun kedunia pelatih pasca pensiun.

Kaka Hampir Menjadi Pemain Termahal Di Dunia

Kaka seorang pemain kelahiran brazil yang baru saja mengumumkan diri untuk mengantung sepatunya, alias pensiun dari lapangan hijau.

Pemain ini resmi mengakhiri karirnya sebagai pemain bola bersama tim Orlando City tepat sebelum kompetisi MLS musim ini berakhir.

Gelandang serang Orlando City ini mengaku bahagia meski telah melepas karirnya.

 

Kaka Seorang pemain legenda AC Milan ini dikabarkan hampir menjadi pemain yang mendapat gelar pemain termahal dunia.

Disaat membela tim AC Milan, kaka mendapat tawaran cukup spektakuler dari Manchester City.

Dirinya mendapat tawaran 100 juta Poundsterling untuk bergabung ke Man City.

Sayangnya tawaran tersebut harus gagal meskipun sudah terjadi kesepakatan antara AC Milan dengan Man City.

 

Penawaran spektakuler ini dilakukan oleh City pada Januari 2009 lalu.

Rossoneri saat itu sudah menjual Kaka ke Manchester City dengan harga sensasional senilai 109 juta euro.

Kontrak jual beli sudah ditandatangani oleh kedua tim dan hanya tinggal mengumumkan saja.

Akan tetapi protes dari para fans dan perubahan pikiran dari klub membuat kesepakatan itu berakhir.

 

Kegagalan transfer yang cukup spektakuler ini akhirnya membawa kekecewaan yang cukup besar bagi klub.

Karena selang 6 bulan, AC Milan harus melepas Kaka ke Real Madrid dengan harga 67 juta euro.

Jadi praktis jika AC Milan malah kehilangan 40 juta euro dari transfer itu.

Selain itu, pemain asal brasil ini juga mengaku sedikit kecewa karena tidak bisa bergabung dengan klub Manchester City.

 

Kaka yang gagal menjadi menyandang pemain termahal ini harus lapang dada menerima keputusan klub.Kaka Ke Real Madrid

Dirinya harus menjadi salah satu pemain yang memperkuat raksasa spanyol, Real Madrid.

Benar saja, keberadaannya di klub besar spanyol ini, membuat namanya mencuat.

Legenda Rossoneri ini mengaku mendapat pengalaman luar biasa bersama real madrid selama dalam masa kontrak 6 tahun.

 

Setelah selesai kontrak, Kaka memutuskan untuk kembali ke klub asalnya AC Milan.

Tepatnya pada September 2013 lalu dimana ia dan AC Milan mencapai kesepakatan dengan gelandang serang tersebut selama dua tahun.

Selain itu permainannya bersama mila akan dibayar dengan  gaji bersih sebesar € 4.000.000 per musim.